Dunia komunikasi digital terus berkembang, dan tidak ada yang mewakili evolusi ini lebih baik daripada emoji. Simbol-simbol visual kecil ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari percakapan sehari-hari kita, menambahkan nuansa emosi dan konteks yang seringkali sulit diungkapkan hanya dengan kata-kata. Kini, kabar gembira datang dari konsorsium Unicode, badan yang bertanggung jawab atas standardisasi emoji global, yang telah merilis draf daftar kandidat emoji baru yang berpotensi mendarat di perangkat pintar, termasuk iPhone dan perangkat iOS lainnya.
Pada hari Jumat, 9 Januari 2026, dunia maya dihebohkan dengan publikasi draf daftar emoji yang tengah dipertimbangkan untuk Emoji 18.0. Daftar ini, yang disebarkan oleh Emojipedia, memberikan gambaran sekilas tentang 19 kandidat emoji yang akan dievaluasi dan diharapkan untuk difinalisasi pada bulan September 2026. Jika semua berjalan lancar, para pengguna Apple kemungkinan besar akan dapat menikmati ekspresi-ekspresi digital ini pada akhir tahun 2026 atau awal 2027, sebagai bagian dari pembaruan iOS 27.
Mengintip Daftar Calon Emoji 18.0 yang Dinanti
Setiap siklus pembaruan emoji selalu membawa kegembiraan tersendiri, dan daftar kandidat Emoji 18.0 ini tidak terkecuali. Dari sekian banyak yang diusulkan, beberapa di antaranya menonjol karena keunikan atau kegunaannya yang potensial. Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah ‘wajah meringis’ (squinting face), sebuah ekspresi yang dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai perasaan, mulai dari kebingungan, ketidakpercayaan, hingga upaya memfokuskan pandangan. Emoji ini menjanjikan tambahan nuansa emosional yang lebih kaya dalam percakapan sehari-hari.
Selain itu, daftar ini juga mencakup gestur jempol menunjuk ke kiri dan ke kanan. Meskipun mungkin terdengar sederhana, gestur ini dapat sangat berguna untuk memberikan arah, menunjukkan preferensi, atau bahkan mengisyaratkan persetujuan atau penolakan dengan cara yang lebih spesifik daripada jempol ke atas atau ke bawah yang sudah ada. Kemudian ada ‘acar’ (pickle), sebuah emoji makanan yang mungkin terasa spesifik namun sangat dinantikan oleh komunitas tertentu atau mereka yang sering membahas hidangan fermentasi ini.
Tidak hanya itu, ada juga ‘mercusuar’ (lighthouse), sebuah simbol yang dapat mewakili harapan, petunjuk, atau bahkan sebuah lokasi geografis. ‘Meteor’ (meteor) menawarkan representasi fenomena alam yang spektakuler, sementara ‘penghapus’ (eraser) bisa menjadi alat komunikasi yang berguna untuk menunjukkan koreksi atau kesalahan. ‘Jaring dengan pegangan’ (net with a handle) memberikan alat baru yang dapat digunakan dalam konteks hobi, pekerjaan, atau bahkan sebagai metafora. Yang tak kalah menarik adalah emoji ‘kupu-kupu raja’ (monarch butterfly), yang akan menjadi alternatif yang lebih spesifik dibandingkan emoji kupu-kupu generik yang sudah ada, menambah keragaman representasi fauna.
Proses Panjang dari Draf ke Layar Anda
Perjalanan sebuah emoji dari ide menjadi kenyataan di layar ponsel Anda bukanlah proses yang instan. Unicode Consortium, sebuah organisasi nirlaba yang mengembangkan dan memelihara standar internasional untuk karakter teks dan simbol, termasuk emoji, memiliki proses yang ketat. Daftar yang baru saja dipublikasikan ini hanyalah sebuah draf, yang berarti kandidat-kandidat ini masih dalam tahap pertimbangan dan dapat berubah sewaktu-waktu selama proses peninjauan Unicode.
Setelah daftar final disetujui, barulah giliran perusahaan teknologi seperti Apple, Google, Samsung, dan lainnya untuk beraksi. Emojipedia, yang kerap menjadi sumber utama bocoran dan informasi seputar emoji, telah membagikan contoh karya seni untuk sebagian besar kandidat ini. Namun, desainer Apple harus menciptakan versi mereka sendiri dari setiap karakter, memastikan bahwa emoji tersebut sesuai dengan gaya visual khas Apple yang dikenal elegan dan minimalis. Konsistensi desain ini sangat penting untuk pengalaman pengguna di seluruh ekosistem Apple.
Ini berarti bahwa meskipun emoji disetujui pada September 2026, ada jeda waktu yang diperlukan bagi para desainer untuk mengadaptasinya dan bagi para pengembang untuk mengintegrasikannya ke dalam sistem operasi. Oleh karena itu, perkiraan peluncuran pada akhir tahun 2026 atau awal 2027 melalui pembaruan perangkat lunak, kemungkinan besar iOS 27, adalah linimasa yang realistis.
Antisipasi Peluncuran dan Dampaknya pada Komunikasi Digital
Selain 9 konsep emoji baru yang menarik, Emoji 18.0 juga direncanakan untuk menambahkan 10 varian warna kulit tambahan yang terikat pada dua emoji dasar. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan inklusivitas dan representasi dalam komunikasi digital. Dengan penambahan ini, total jumlah karakter emoji yang direkomendasikan akan mendekati angka 4.000, menunjukkan betapa pesatnya pertumbuhan bahasa visual ini.
Apple memiliki rekam jejak yang konsisten dalam mengadopsi emoji Unicode baru dalam rilis perangkat lunak sebelumnya. Sebagai contoh, penambahan Unicode 17 yang sebelumnya diumumkan diperkirakan akan hadir di perangkat Apple dengan rilis iOS 26.4, iPadOS 26.4, macOS 26.4, watchOS 26.4, dan visionOS 26.4 pada bulan Maret atau April tahun ini (mengacu pada Januari 2026). Ini menunjukkan komitmen Apple untuk selalu memperbarui dan memperkaya pengalaman komunikasi penggunanya.
Penambahan emoji baru ini bukan hanya sekadar fitur kosmetik; mereka mencerminkan evolusi budaya dan kebutuhan komunikasi. Setiap emoji baru membuka peluang untuk ekspresi diri yang lebih kaya dan spesifik, memungkinkan pengguna untuk menyampaikan pesan dengan kejelasan dan emosi yang lebih besar. Dari ekspresi wajah yang unik hingga representasi objek sehari-hari dan fenomena alam, setiap emoji adalah sebuah alat yang menambah dimensi baru pada cara kita berinteraksi di dunia digital.
Seiring dengan semakin dekatnya finalisasi Emoji 18.0, antisipasi publik terhadap pembaruan ini semakin memuncak. Begitu mereka tiba, emoji-emoji baru ini diharapkan akan segera menjadi bagian tak terpisahkan dari percakapan kita, memperkaya interaksi digital dan terus mendorong batas-batas bagaimana kita mengekspresikan diri di era digital yang serba cepat ini.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi