\n
perangkat openai pertama jony ive berupa speaker pintar berkamera dijadwalkan rilis 2027 index
perangkat openai pertama jony ive berupa speaker pintar berkamera dijadwalkan rilis 2027 index

Perangkat OpenAI Pertama Jony Ive Berupa Speaker Pintar Berkamera, Dijadwalkan Rilis 2027

Era baru teknologi rumah pintar tampaknya akan segera tiba dengan kolaborasi yang paling dinanti antara mantan desainer legendaris Apple, Jony Ive, dan raksasa kecerdasan buatan, OpenAI. Kabar terbaru yang beredar mengindikasikan bahwa produk perangkat keras AI pertama dari kemitraan strategis ini akan berupa sebuah speaker pintar revolusioner yang dilengkapi dengan kamera, direncanakan meluncur pada awal tahun 2027.

Visi di Balik Kolaborasi Ive-OpenAI: Menciptakan Teknologi yang Berjiwa

Kemitraan antara Jony Ive, melalui perusahaan desainnya LoveFrom, dan OpenAI, bukanlah hal baru. Ini bermula sejak OpenAI mengakuisisi firma perangkat keras milik Ive, io, pada Mei 2025. Sejak saat itu, Ive dan CEO OpenAI, Sam Altman, telah berbagi visi ambisius untuk menciptakan perangkat keras AI yang benar-benar berbeda. Mereka membayangkan sebuah perangkat yang “damai,” menjadi “peserta aktif” tanpa mengganggu, dan yang terpenting, “membuat orang merasakan kebahagiaan.”

Dalam presentasi internal, Altman bahkan sesumbar bahwa perangkat ini akan menjadi “bagian teknologi terkeren yang pernah ada di dunia.” Sebuah prototipe dilaporkan telah ada sejak November 2025. Yang menarik, baik Ive maupun Altman sepakat bahwa perangkat ini tidak akan memiliki layar. Sebaliknya, mereka menginginkan sebuah gawai berukuran saku yang “sadar konteks” terhadap lingkungan penggunanya, berintegrasi secara mulus ke dalam kehidupan sehari-hari.

Speaker Pintar AI: Lebih dari Sekadar Pengeras Suara

Produk pertama yang diproyeksikan dari kolaborasi ini jauh melampaui fungsi speaker pintar konvensional. Menurut laporan dari The Information, perangkat ini akan memiliki kamera terintegrasi yang dirancang untuk mempelajari informasi tentang penggunanya dan lingkungan sekitar mereka. Fitur pengenalan wajah yang canggih, mirip dengan Face ID milik Apple, akan menjadi inti dari pengalaman personalisasi ini.

Bayangkan sebuah perangkat yang tidak hanya merespons perintah suara Anda, tetapi juga proaktif. Speaker ini akan mampu mengamati kebiasaan pengguna dan menyarankan tindakan untuk membantu mencapai tujuan. Sebagai contoh, jika Anda memiliki rapat penting di pagi hari, speaker ini mungkin akan merekomendasikan waktu tidur lebih awal. Selain itu, integrasi AI yang mendalam memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan kompleks dan membuat permintaan yang lebih canggih, mengubah interaksi menjadi lebih intuitif dan personal. Bahkan, speaker ini akan memfasilitasi transaksi pembelian, menjadikannya pusat kontrol serbaguna di rumah Anda.

Target Pasar, Harga, dan Persaingan Ketat

OpenAI berencana membanderol speaker pintar canggih ini dengan harga antara $200 hingga $300, menempatkannya dalam segmen pasar premium untuk perangkat rumah pintar. Peluncuran paling cepat diperkirakan pada Februari 2027. Namun, OpenAI tidak sendirian dalam arena ini. Apple sendiri dikabarkan sedang mengembangkan perangkat hub rumah serupa yang dilengkapi kamera dan speaker untuk panggilan video serta kontrol rumah pintar, dengan integrasi Siri versi terbaru yang lebih dalam.

Selain speaker pintar, OpenAI juga menjajaki pengembangan perangkat keras AI lainnya seperti lampu pintar dan kacamata AI. Namun, produk-produk ini diperkirakan baru akan siap pada tahun 2028 atau lebih lambat. Sebagian besar pengembangan perangkat keras OpenAI, selain speaker, masih dalam tahap awal dan ada kemungkinan produk-produk lain dapat dibatalkan.

Dinamika Internal dan Tantangan Desain yang Rumit

Meskipun visi Ive dan Altman sangat ambisius, proyek ini tidak luput dari tantangan internal. Perusahaan desain LoveFrom milik Jony Ive beroperasi secara terpisah dari OpenAI, dengan LoveFrom bertanggung jawab penuh atas desain perangkat keras. Namun, eksekusi dan pembuatan produk akhir sepenuhnya berada di tangan insinyur perangkat keras dan perangkat lunak OpenAI.

Ketegangan internal dilaporkan muncul akibat kerahasiaan LoveFrom dan kecepatan revisi desain yang dianggap lambat oleh beberapa karyawan OpenAI. Jony Ive sendiri disebut-sebut membuat keputusan akhir untuk hampir semua pilihan desain. Tim pengembangan perangkat keras OpenAI juga diperkuat oleh mantan karyawan Apple lainnya seperti Evans Hankey (memimpin desain industri), Tang Tan, Scott Cannon, serta Adam Cue (putra Eddy Cue) yang berkarya di sisi perangkat lunak OpenAI. Ini menunjukkan adanya perpaduan pengalaman Apple yang kaya dengan semangat inovasi OpenAI.

Menanti Era Baru Interaksi Manusia dengan AI

Dengan Jony Ive di pucuk pimpinan desain dan OpenAI yang terus mendobrak batas AI, ekspektasi terhadap speaker pintar ini sangat tinggi. Ini bukan hanya tentang perangkat baru, tetapi tentang visi transformatif untuk bagaimana manusia berinteraksi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Speaker AI dengan kamera yang belajar dan proaktif ini berpotensi mengubah cara kita mengelola rumah, berinteraksi dengan informasi, dan mencapai tujuan pribadi. Sambil menantikan peluncurannya pada tahun 2027, dunia teknologi menahan napas, penasaran apakah kolaborasi ini benar-benar akan menghasilkan “hal besar berikutnya setelah iPhone.

About applegeekz

Check Also

virginia barat gugat apple diduga biarkan distribusi csam via icloud index

Virginia Barat Gugat Apple Diduga Biarkan Distribusi CSAM via iCloud

Badai Hukum Baru Menerpa Apple di Tengah Kontroversi Privasi Raksasa teknologi global, Apple, kembali menjadi …