\n
asus rog guncang ces 2026 dengan laptop layar ganda oled rtx 5090 dan hideo kojima index
asus rog guncang ces 2026 dengan laptop layar ganda oled rtx 5090 dan hideo kojima index

ASUS ROG Guncang CES 2026 dengan Laptop Layar Ganda OLED, RTX 5090, dan Hideo Kojima

LAS VEGAS – Perjalanan dua dekade dalam memimpin sebuah industri yang bergerak dengan kecepatan cahaya bukanlah pencapaian remeh. Namun, ASUS Republic of Gamers (ROG) sekali lagi membuktikan dominasinya dan mengukuhkan posisinya sebagai pionir sejati di panggung Consumer Electronics Show (CES) 2026 Las Vegas. Dalam perayaan ulang tahun ke-20 mereka yang bertajuk “Dare to Innovate” pada 6 Januari 2026, ROG tidak hanya memperkenalkan inovasi yang melampaui imajinasi, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk mendefinisikan ulang masa depan gaming, mulai dari laptop gaming layar ganda 16 inci pertama di dunia hingga kolaborasi visioner dengan maestro game legendaris, Hideo Kojima.

Sejak menguasai pangsa pasar perangkat gaming di Indonesia pada tahun 2015, ASUS ROG tak pernah sekalipun menunjukkan tanda-tanda melambat. Di tengah gelombang revolusi kecerdasan buatan (AI) yang masif, ROG justru menunggangi ombak tersebut, dengan cerdas mengintegrasikan performa komputasi tingkat dewa ke dalam perangkat yang tidak hanya semakin ringkas dan estetis, tetapi juga secara fundamental mengubah cara gamer dan kreator berinteraksi dengan teknologi.

Revolusi Zephyrus: Ketika Performa Monster Bertemu Desain Ultra-Portabel

Sorotan utama dari presentasi ROG di CES 2026 adalah evolusi radikal pada lini ROG Zephyrus. Generasi terbaru Zephyrus G14 (GU405/GA403) dan G16 (GU606) hadir untuk mendefinisikan ulang apa arti sebuah laptop ultra-portabel. Di balik sasis aluminium CNC-milled yang ramping dan menawan, tersembunyi kekuatan pemrosesan yang menakutkan, siap melibas game AAA terbaru dan tugas kreatif paling intensif sekalipun. ROG tidak main-main dalam membenamkan spesifikasi, memastikan setiap perangkat tidak hanya terlihat premium, tetapi juga menawarkan pengalaman premium.

Varian Zephyrus G16, sebagai contoh, ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang mutakhir, dikawinkan dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090. Ini adalah lompatan performa signifikan yang tidak hanya menghadirkan peningkatan daya komputasi mentah, tetapi juga efisiensi luar biasa. Arsitektur NVIDIA Blackwell terbaru pada RTX 5090 mampu menangani teknologi ray tracing dan AI generatif dengan efisiensi daya yang jauh lebih baik, memungkinkan visual yang lebih realistis dan pengalaman AI yang lebih responsif tanpa mengorbankan daya tahan baterai.

Kekuatan AI On-Device: Era Komputasi Cerdas di Genggaman

ASUS ROG sangat serius menggarap segmen AI on-device, sebuah fitur krusial di era di mana latensi dan privasi data menjadi mata uang yang mahal. Dengan bekal Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menghasilkan performa hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second), laptop-laptop ini memungkinkan para kreator dan gamers menjalankan tugas berbasis AI secara lokal. Artinya, pengeditan video yang dipercepat AI, rendering grafis, hingga asisten game cerdas dapat beroperasi langsung di perangkat tanpa perlu bergantung pada komputasi awan. Ini tidak hanya meningkatkan kecepatan dan responsivitas, tetapi juga menjaga privasi data pengguna dengan lebih baik.

Tak hanya Intel, ROG juga merangkul kubu merah lewat Zephyrus G14 yang dibekali prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru. Dengan sertifikasi Copilot+, perangkat ini menegaskan kesiapannya sebagai asisten cerdas bagi penggunanya, mengintegrasikan fitur-fitur AI generatif yang semakin memudahkan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas sehari-hari, dari penulisan kode hingga pembuatan konten digital.

Pendinginan Cerdas: Menjinakkan Kekuatan Dalam Balutan Ringkas

Menanamkan komponen “buas” seperti RTX 5090 dan prosesor kelas atas dalam sasis yang tipis dan ringan adalah tantangan rekayasa yang monumental. Namun, ROG berhasil menjinakkan panas dari komponen tersebut dengan teknologi Intelligent Cooling yang inovatif. Sistem pendinginan ini mencakup penggunaan liquid metal pada CPU untuk konduktivitas termal yang superior, dipadukan dengan desain ventilasi pembuangan yang dioptimalkan secara cermat. Hasilnya, Total Graphics Power (TGP) maksimum bisa didorong hingga 160W pada Zephyrus G16, sebuah angka yang fantastis untuk laptop setipis ini, memastikan kinerja puncak dapat dipertahankan bahkan dalam sesi gaming terpanjang sekalipun.

Pengalaman Visual Tak Tertandingi: Dari Nebula HDR hingga Layar Ganda OLED

Kekuatan dapur pacu tersebut disalurkan melalui jendela visual yang memukau. Panel layar ROG Nebula HDR kini mencapai tingkat kecerahan 1.100 nits, menghadirkan kontras luar biasa dan detail gambar yang menakjubkan. Dengan cakupan warna 100 persen DCI-P3 dan akurasi warna Delta E < 1, layar ini tidak hanya memanjakan mata gamers dengan visual yang imersif dan realistis, tetapi juga memenuhi standar ketat para colorist di industri perfilman, menjadikannya alat yang sempurna untuk kreasi konten profesional.

Namun, inovasi paling mencolok hadir pada ROG Zephyrus Duo (GX651). Laptop ini mengukuhkan diri sebagai laptop gaming layar ganda 16 inci pertama di dunia. Bukan sekadar gimmick, kedua layarnya menggunakan panel 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan respons super cepat 0,2 milidetik. Kehadiran dua layar ini secara revolusioner menjawab kebutuhan multitasking ekstrem, terutama bagi para streamer atau kreator konten. Bayangkan seorang streamer bisa bermain game AAA di layar utama sambil memantau chat penonton, mengelola OBS, atau bahkan menjelajahi tutorial di layar kedua tanpa lag, semua berkat dukungan GPU RTX 5090 yang mumpuni. Ini adalah game-changer sejati untuk produktivitas dan hiburan.

Kolaborasi Legendaris: ASUS ROG x Hideo Kojima – Seni dan Teknologi Menyatu

Di luar spesifikasi teknis dan performa mentah, ROG memahami bahwa gaming adalah bagian integral dari kultur pop dan gaya hidup. Kolaborasi visioner dengan Kojima Productions menjadi bukti nyata dari visi tersebut. Hasilnya adalah ROG Flow Z13-KJP, sebuah tablet gaming 2-in-1 yang bukan sekadar perangkat keras, melainkan sebuah karya seni yang didesain langsung oleh Yoji Shinkawa, seniman brilian di balik karakter ikonik Metal Gear dan Death Stranding. Perangkat ini tidak hanya ditujukan sebagai barang koleksi, tetapi juga sebagai mesin gaming yang sangat mumpuni.

Di balik desainnya yang artistik dan unik, Flow Z13-KJP tertanam prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dan grafis Radeon 8060S yang powerful. Layar sentuh 13,4 inci 2.5K Nebula HDR dengan refresh rate 180Hz menjadikannya mesin hiburan portabel yang sangat bertenaga, ideal untuk gaming saat bepergian atau menikmati konten multimedia berkualitas tinggi. Ekosistem ini dilengkapi dengan periferal edisi khusus yang dirancang dengan estetika Kojima Productions, seperti headset ROG Delta II-KJP dengan driver titanium 50 mm untuk kualitas audio superior, dan mouse ROG Keris II Origin-KJP yang berbobot hanya 63 gram, menawarkan presisi dan kenyamanan luar biasa. Kolaborasi ini menegaskan posisi ROG yang tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga menjual identitas, gaya hidup, dan warisan budaya bagi komunitas gamers di seluruh dunia.

Melampaui Batas, Menentukan Masa Depan Gaming

Perayaan dua dekade ASUS ROG di CES 2026 bukan sekadar pameran teknologi, melainkan sebuah pernyataan berani tentang masa depan. Dengan inovasi seperti laptop layar ganda OLED, integrasi AI on-device yang mendalam, performa grafis RTX 5090 yang revolusioner, dan kolaborasi artistik yang melampaui batas, ROG terus mendorong batas-batas kemungkinan. Mereka tidak hanya menciptakan perangkat, tetapi juga membangun ekosistem yang holistik, di mana teknologi, seni, dan gaya hidup gaming menyatu harmonis. ASUS ROG telah membuktikan bahwa “Dare to Innovate” bukan hanya slogan, tetapi filosofi inti yang akan terus membimbing mereka dalam menentukan arah masa depan dunia gaming.

About applegeekz

Check Also

pertaruhan rp224 triliun mark zuckerberg serahkan masa depan meta ke tangan bocah ajaib putus sekolah index

Pertaruhan Rp224 Triliun Mark Zuckerberg: Serahkan Masa Depan Meta ke Tangan Bocah Ajaib Putus Sekolah

SILICON VALLEY – Di tengah hiruk-pikuk perlombaan kecerdasan buatan (AI) global, Mark Zuckerberg, CEO Meta …