Sejak Apple merilis macOS Tahoe pada September lalu, sistem operasi tersebut membawa sejumlah pembaruan desain dan fitur baru. Namun di balik berbagai inovasi itu, satu masalah antarmuka pada aplikasi Finder justru terus menuai kritik. Meski sudah menerima beberapa pembaruan minor, bug ini masih belum sepenuhnya terselesaikan dan dianggap mencoreng reputasi Apple yang selama ini identik dengan detail desain yang presisi.
Isu ini terutama dirasakan oleh pengguna yang mengandalkan tampilan kolom di Finder. Mode ini dikenal efisien untuk navigasi file dan banyak digunakan oleh kalangan profesional. Pengembang Jeff Johnson bahkan secara konsisten mendokumentasikan masalah tersebut di blog pribadinya, menegaskan bahwa gangguan ini bukan sekadar ketidaknyamanan kecil, melainkan hambatan nyata dalam alur kerja sehari-hari.
Daftar Isi
Masalah Resize Handle yang Tertutup
Di tampilan kolom Finder, pengguna biasanya dapat menyesuaikan lebar kolom melalui resize handle di bagian bawah setiap panel. Fitur sederhana ini penting untuk melihat nama file panjang tanpa perlu pengaturan tambahan.
Namun, pada versi awal macOS Tahoe, bilah gulir horizontal justru menutupi area tersebut ketika pengaturan scroll bar diatur selalu terlihat. Akibatnya, pengguna tidak dapat mengklik atau menyeret handle untuk mengubah ukuran kolom — fungsi dasar yang sebelumnya berjalan normal di versi macOS sebelumnya. Bagi banyak pengguna, ini menjadi sumber frustrasi karena langsung memengaruhi efisiensi kerja.
Perbaikan Apple yang Masih Belum Sempurna
Pada pembaruan macOS Tahoe 14.3, Apple memang mencoba mengatasi masalah ini. Bilah gulir vertikal dipersingkat sehingga tombol pengatur ukuran kembali dapat diakses. Meski begitu, solusi tersebut dinilai setengah jalan.
Menurut Jeff Johnson, bilah gulir horizontal masih menutupi sebagian nama file sehingga konten kerap tersembunyi. Pengguna tetap harus melakukan penyesuaian manual yang seharusnya tidak diperlukan. Selain itu, ketika path bar dan status bar disembunyikan, tata letak Finder meninggalkan ruang kosong yang membuat tampilan terlihat kurang rapi.
Kritik serupa juga datang dari John Gruber dari Daring Fireball, yang menyebut masalah ini sebagai tanda bahwa standar “pixel-perfect” yang dulu identik dengan Apple mulai dipertanyakan.
Dampak pada Pengalaman Pengguna
Bagi pengguna Mac jangka panjang, bug semacam ini terasa lebih besar daripada sekadar kesalahan visual. Finder merupakan aplikasi inti yang digunakan setiap hari, sehingga gangguan kecil sekalipun dapat berdampak langsung pada produktivitas.
Masalah ini juga memunculkan pertanyaan mengenai proses quality assurance Apple. Banyak yang mempertanyakan bagaimana bug yang cukup jelas ini bisa lolos dari pengujian awal dan mengapa perbaikannya memerlukan beberapa iterasi tanpa solusi benar-benar final.
Menunggu Pembaruan Berikutnya
Saat ini belum ada kepastian kapan Apple akan sepenuhnya memperbaiki masalah tersebut. Banyak pengguna berharap pembaruan macOS Tahoe 14.4 yang diperkirakan hadir dalam beberapa bulan ke depan tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga menyempurnakan kembali pengalaman penggunaan Finder.
Pada akhirnya, kekuatan Apple selama ini bukan hanya pada inovasi teknologi, tetapi juga pada konsistensi pengalaman pengguna yang terasa halus dan intuitif. Karena itu, penyelesaian bug ini menjadi penting — bukan hanya demi kenyamanan pengguna, tetapi juga untuk menjaga standar desain yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi