Di penghujung 2025, Apple kembali menegaskan dominasinya di pasar tablet global. Berdasarkan laporan terbaru dari firma riset Omdia, total pengiriman tablet sepanjang tahun mencapai 162 juta unit, tumbuh 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menandai pemulihan kuat pasar tablet setelah beberapa tahun bergerak stagnan.
Lonjakan pengiriman paling terasa terjadi pada kuartal liburan. Selama periode tersebut, sekitar 44 juta unit tablet dikirim ke berbagai pasar dunia, juga mencatatkan pertumbuhan 9,8 persen secara tahunan. Omdia mencatat, angka pengiriman sepanjang 2025 menjadi yang tertinggi sejak lonjakan besar pada 2020, ketika permintaan melonjak akibat kondisi global dan gangguan rantai pasok komponen, khususnya memori.
Daftar Isi
Peran Besar Apple dalam Pertumbuhan Pasar
Apple menjadi motor utama pertumbuhan pasar tablet pada kuartal terakhir 2025. Omdia melaporkan bahwa perusahaan asal Cupertino tersebut berhasil mengirimkan 19,6 juta unit iPad pada kuartal keempat saja, naik 16,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja kuat ini didorong oleh tingginya minat konsumen terhadap iPad generasi ke-11 serta iPad Pro dengan chip M5, yang mendapat respons positif di berbagai wilayah. Berkat pencapaian tersebut, pangsa pasar Apple melonjak menjadi 44,9 persen, menempatkannya jauh di atas para pesaing.
Sebagai perbandingan, Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 14,7 persen, disusul Lenovo (8,8 persen), Huawei (6,9 persen), dan Xiaomi (6,4 persen). Sementara itu, produsen tablet lainnya secara kolektif hanya menguasai 18,3 persen dari total pengiriman global.
Tablet, Ekosistem, dan Peran AI
Dalam laporannya, Omdia juga menyoroti arah perkembangan pasar tablet ke depan. Perangkat tablet diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan, terutama dalam hal pemasaran dan integrasi teknologi. Fokus utama akan bergeser ke penguatan ekosistem serta pemanfaatan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Para vendor tablet kini semakin aktif membangun kolaborasi lintas sistem operasi untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih mulus. Lenovo, misalnya, memperkenalkan perangkat Qira yang mampu berjalan di ekosistem Windows dan Android sekaligus. Di sisi lain, kerja sama antara Apple dan Google dalam pengembangan AI generatif dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan AI di seluruh lini perangkat Apple, termasuk iPad.
Perbedaan Pertumbuhan Antarwilayah
Omdia mencatat bahwa kinerja pengiriman tablet sepanjang 2025 bervariasi di setiap kawasan. Eropa Tengah dan Timur menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat, disusul oleh kawasan Asia Pasifik. Sebagian besar wilayah mencatat pertumbuhan dua digit, menunjukkan permintaan yang kembali menguat.
Amerika Utara menjadi pengecualian, di mana pertumbuhan relatif lebih terbatas. Meski demikian, berbagai promosi dan potongan harga dari produsen serta pengecer membantu menahan penurunan permintaan selama musim liburan.
Meningkatnya minat konsumen terhadap tablet—khususnya iPad—menunjukkan bahwa Apple masih berada di jalur yang sangat kuat. Dengan kombinasi inovasi produk, integrasi ekosistem, serta pemanfaatan AI yang semakin matang, dominasi Apple di pasar tablet global tampaknya akan terus berlanjut di tengah persaingan yang semakin ketat.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi