JAKARTA – PT Lintasarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap transformasi digital di Indonesia dengan meluncurkan platform inovatif bernama Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU). LAMPU merupakan marketspace yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat pengadopsian solusi digital di berbagai sektor industri dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Daftar Isi
Mendukung Solusi One-Stop untuk Perusahaan
Dilatarbelakangi oleh kemitraan dengan AI Factory Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, LAMPU ditujukan untuk memberikan solusi praktis kepada perusahaan-perusahaan yang ingin memanfaatkan layanan teknologi digital secara menyeluruh. Berbagai layanan yang ditawarkan meliputi Software as a Service (SaaS), komputasi awan, antarmuka pemrograman aplikasi (API), layanan data, keamanan siber, konektivitas, serta model dan analitik AI yang sudah siap dipakai.
Transformasi Digital yang Mudah dan Aman dengan LAMPU
Menurut Bayu Hanantasena, Direktur Utama & CEO Lintasarta, kehadiran LAMPU berpotensi merevolusi cara perusahaan dalam mengadopsi teknologi digital. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa proses digitalisasi kini menjadi jauh lebih sederhana, cepat, dan aman. “Dengan memanfaatkan infrastruktur berdaulat yang kami miliki, mulai dari konektivitas hingga keamanan siber, LAMPU berfungsi sebagai platform kolaboratif untuk pelaku bisnis, penyedia solusi, serta pengembang lokal, guna mempercepat inovasi dan memperluas skala bisnis secara efisien,” ungkap Bayu dalam rilis resmi yang diterbitkan pada Senin (27/1).
Akses Mudah ke LAMPU
Pengguna dapat dengan mudah mengakses LAMPU melalui situs resmi lampu.ai. Platform ini sepenuhnya dibangun di atas infrastruktur milik Lintasarta, memungkinkan pelanggan untuk mengadopsi solusi digital dengan performa tinggi, latensi rendah, serta keamanan yang mematuhi standar enterprise. Selain itu, LAMPU menyajikan model bisnis yang fleksibel, memanfaatkan skema pay-as-you-go, langganan, hingga lisensi perusahaan, yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengoptimalkan biaya dan mempercepat pengembalian investasi.
Ekosistem Terbuka untuk Inovasi dan Kolaborasi
Lebih dari sekadar melayani perusahaan, LAMPU juga membuka kesempatan bagi mitra teknologi, startup, dan penyedia software untuk berkontribusi dalam ekosistem terbuka. Dengan menggunakan konektor API dan fitur cloud-native, pengembang dapat dengan mudah meluncurkan solusi digital dan AI ke pasar yang lebih luas tanpa terhambat oleh kompleksitas teknis.
“Sebuah ekosistem digital yang kuat memerlukan konektivitas yang handal, cloud yang aman, dan sistem keamanan siber yang matang. Semua aspek ini kami integrasikan dalam LAMPU agar perusahaan dari berbagai skala dapat mengadopsi teknologi dengan tingkat kepercayaan yang tinggi,” tambah Bayu.
Dukungan untuk Transformasi Digital Nasional
Pembangunan LAMPU dicetuskan atas landasan empat pilar strategis Lintasarta yang disebut 4C: Konektivitas, Cloud, Keamanan Siber, dan Kolaborasi. Keempat pilar ini menjadi dasar yang memperkuat transformasi digital di Indonesia dan mempercepat pengembangan ekosistem AI berbasis data dan model-model lokal.
Dengan LAMPU, Lintasarta berkomitmen untuk membuka akses terhadap model-model AI, dataset lokal, dan solusi siap pakai yang dapat diterapkan di beragam industri. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan dan startup AI di Indonesia serta meningkatkan partisipasi aktor lokal dalam ekosistem digital.
Visi Menuju Indonesia Emas 2045
Dengan strategi ini, Lintasarta berambisi menjadikan LAMPU sebagai enabler pertumbuhan ekonomi digital serta memperkuat kedaulatan teknologi dalam negeri. LAMPU diharapkan menjadi pendukung utama agenda transformasi digital menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana teknologi berfungsi secara signifikan untuk memajukan perekonomian bangsa.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi