JAKARTA – Berita menggembirakan datang untuk para penggemar dunia fotografi di Indonesia! Fujifilm meresmikan peluncuran dua produk terbaru mereka, yaitu kamera instan hybrid Instax Mini Evo Cinema dan printer smartphone Instax Mini Link+. Kehadiran kedua inovasi ini menegaskan komitmen Fujifilm dalam memberikan pengalaman fotografi yang lebih menarik dan kreatif, serta memudahkan pengguna dengan integrasi digital yang modern.
Daftar Isi
Harga dan Ketersediaan Instax Mini Evo Cinema dan Mini Link+
Kamera Instax Mini Evo Cinema dibanderol dengan harga Rp6.249.000 dan sudah tersedia di Official Store Fujifilm Indonesia serta berbagai jaringan ritel resmi di sejumlah kota besar. Sementara itu, Instax Mini Link+ dijual dengan harga Rp2.299.000 dan saat ini memasuki tahap pre-order. Untuk detail lebih lanjut tentang ketersediaan, pihak Fujifilm akan memberikan informasi resmi dalam waktu dekat.
Desain dan Fitur Unggulan dari Fujifilm
Masato Yamamoto, Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, menyatakan bahwa kedua produk ini dirancang untuk meningkatkan kreativitas pengguna dalam dunia fotografi instan, sesuai dengan tren gaya hidup kreatif yang tengah berkembang. “Dengan Instax Mini Evo Cinema, kami ingin menawarkan sebuah alat fotografi yang memberikan beragam kemungkinan kreatif yang terinspirasi dari berbagai era. Sementara Instax Mini Link+ diciptakan untuk mendukung semangat maksimalisme, memungkinkan pengguna untuk mewujudkan berbagai konten digital favorit mereka dalam bentuk cetakan Instax,” jelas Yamamoto dalam acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta.
Keunggulan dari Instax Mini Evo Cinema
Instax Mini Evo Cinema adalah kamera instan hybrid yang tidak hanya berfungsi sebagai kamera untuk mengambil gambar, tetapi juga mampu merekam video. Dengan layar LCD yang canggih, pengguna dapat melihat hasil foto dan video sebelum di cetak. Salah satu fitur yang paling menarik dari kamera ini adalah kemampuan untuk mengonversi rekaman video menjadi QR code. QR code ini kemudian dapat dicetak bersama dengan foto Instax, sehingga pengguna dapat mengakses kembali video tersebut hanya dengan memindai QR code yang telah dicetak.
Kamera ini juga dilengkapi dengan fitur inovatif yang disebut Eras Dial, menawarkan 10 efek visual yang terinspirasi dari berbagai era perfilman, termasuk nuansa klasik film 8mm. Ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk bereksperimen dengan berbagai gaya, menghidupkan kembali kenangan dari film-film lawas hingga yang terbaru.
“Dengan fitur Eras Dial, pengguna dapat merasakan kembali atmosfer perfilman dari tahun 1930-an hingga tahun 2020. Untuk hasil akhir, pengguna memiliki pilihan untuk memilih antara foto atau video sesuai dengan kebutuhan mereka,” tambah Nathasya dari Product Marketing Consumer Printing Fujifilm Indonesia.
Pandangan Akhir
Kehadiran Instax Mini Evo Cinema dan Instax Mini Link+ di pasar Indonesia menjadi langkah penting bagi Fujifilm dalam menawarkan perangkat fotografi yang bukan hanya fokus pada pencetakan gambar, tetapi juga mendukung ekspresi kreativitas pengguna. Dengan ragam fitur inovatif yang ditawarkan, kedua produk ini siap memenuhi ekspektasi para pecinta fotografi yang ingin menikmati momen berharga secara instan dengan sentuhan teknologi yang modern.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi