\n

CEO Apple Tim Cook Kunjungi Gedung Putih untuk Pemutaran Dokumenter “Melania”

Baru-baru ini, CEO Apple, Tim Cook, melakukan kunjungan penting ke Gedung Putih untuk menghadiri pemutaran perdana dokumenter yang berjudul “Melania”. Acara ini berlangsung pada akhir pekan dan menjadi kesempatan langka bagi sejumlah tokoh besar dari dunia teknologi untuk berkumpul di lingkungan resmi pemerintahan. Dokumenter ini, yang menggambarkan perjalanan Melania Trump dari kampanye presiden di tahun 2025 hingga momen pelantikannya, akan segera dirilis untuk publik.

Para Pemimpin Teknologi Berkumpul

Pertemuan ini juga dihadiri oleh banyak nama besar dari industri teknologi, seperti Eric Yuan, CEO Zoom, Andy Jassy dari Amazon, serta Jeff Bezos dan Lisa Su dari AMD. Kegiatan ini menjadi sorotan karena merupakan momen saat pengaruh dunia teknologi dan politik dapat saling bertemu dalam suasana yang megah. Pemutaran ini jelas memiliki makna lebih dari sekadar acara hiburan; ini adalah tonggak dari sinergi antara dua sektor yang kerap berinteraksi.

Suasana Acara di Gedung Putih

Pemutaran film biasanya diselenggarakan di Sayap Timur Gedung Putih. Namun, mengingat adanya proyek renovasi yang dilakukan oleh mantan Presiden Trump untuk membangun balai pertemuan seluas 90.000 kaki persegi, panitia menyediakan teater sementara untuk acara tersebut. Para tamu menerima tiket berbentuk bingkai, serta salinan memoir Melania Trump dan kotak popcorn hitam-putih yang disuguhkan oleh pelayan bersarung tangan untuk memastikan acara berjalan tanpa cela.

Hubungan Tim Cook dan Presiden Trump

Tim Cook telah berulang kali mengunjungi Gedung Putih dengan tujuan menjaga hubungan yang baik dengan Donald Trump. Sepanjang tahun 2025, Cook terlihat beberapa kali berada di gedung pemerintahan, juga bertemu dengan Trump di Jepang dan Davos. Apple turut berkontribusi dalam proyek renovasi balai tersebut dengan bantuan yang nilai tidak diumumkan. Dalam kesempatan sebelumnya, Cook memberikan plakat kaca 24 karat kepada Trump sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya.

Rincian Mengenai Dokumenter Melania Trump

Dokumenter “Melania” dijadwalkan untuk tayang di bioskop pada tanggal 30 Januari 2026, dengan pemutaran perdana yang direncanakan pada 29 Januari di The Donald J. Trump Center for Arts dan The John F. Kennedy Memorial. Diketahui bahwa Amazon telah menginvestasikan lebih dari $40 juta untuk produksi film ini. Dokumenter ini disutradarai oleh Brett Ratner, yang menghabiskan banyak waktu tinggal di Mar-a-Lago untuk melakukan penelitian dan pengambilan gambar.

Kembalinya Brett Ratner ke Dunia Perfilman

Film “Melania” menandai proyek pertama bagi Brett Ratner setelah beberapa tahun absen dari industri film akibat tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan padanya pada tahun 2017. Setelah kontroversi tersebut, Warner Bros. memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Ratner. Kembalinya sang sutradara ke dunia perfilman melalui proyek ini tak pelak menjadi perhatian banyak pihak mengingat perjalanannya yang penuh liku.

Diskusi dan Analisis Terkait Dokumenter

Mengingat kompleksitas politik dan sosial yang ada dalam film ini, diskusi lebih lanjut akan bisa diakses melalui forum berita politik kami. Seluruh anggota forum dan pengunjung diundang untuk ikut membaca dan berpartisipasi dalam thread, meskipun komentar akan dibatasi bagi anggota yang sudah memiliki setidaknya 100 postingan.

Acara pemutaran dokumenter ini tidak hanya menjadi titik penting bagi industri film, melainkan juga menunjukkan bagaimana interaksi antara sektor bisnis teknologi dan politik dapat berlangsung dalam skala yang sangat besar. Kunjungan Tim Cook ke Gedung Putih pada acara ini mencerminkan bagaimana pemimpin dunia teknologi terus berupaya menjalin hubungan dengan kekuatan politik demi perkembangan industri yang lebih baik.

About applegeekz

Check Also

ini dia waktu apple mengungkap siri baru yang didukung google gemini index

Ini Dia Waktu Apple Mengungkap Siri Baru yang Didukung Google Gemini

Apple baru-baru ini mengumumkan rencana untuk memperkenalkan versi baru dari asisten virtual mereka, Siri, yang …