Pada 22 Januari 2026, dunia teknologi dihebohkan oleh kabar dari Apple yang berencana melakukan transformasi besar terkait asisten virtual mereka, Siri. Laporan terbaru dari Mark Gurman yang diterbitkan oleh Bloomberg mengungkap bahwa Apple mungkin akan menjalankan versi terbaru dari Siri di layanan cloud Google, bukannya menggunakan infrastruktur Private Cloud Compute mereka sendiri.
Daftar Isi
Diskusi Strategis antara Apple dan Google
Dalam konteks ini, Gurman menyatakan bahwa Apple sedang menjalin komunikasi dengan pihak Google untuk meng-host chatbot Siri yang akan datang di server yang dilengkapi dengan Tensor Processing Units (TPUs). Chip TPUs ini merupakan perangkat keras khusus yang diciptakan untuk menangani tugas-tugas yang berkaitan dengan kecerdasan buatan dalam skala besar. Jika rencana ini berhasil, maka ini akan menjadi lompatan besar bagi Apple, yang selama bertahun-tahun lebih memilih memproses data pengguna pada perangkat atau melalui infrastruktur Private Cloud Compute yang sangat terkelola.
Pembaruan dan Keamanan Siri yang Akan Datang
Pembaruan mendatang untuk Siri, yang diharapkan akan hadir dalam pembaruan iOS 26.4, akan tetap beroperasi di server milik Apple. Sistem yang diumumkan pada tahun 2024 ini dirancang dengan mempertimbangkan keamanan dan privasi pengguna. Dalam pendekatan ini, Apple memanfaatkan server yang dirancang khusus dan menggunakan chip Mac berkelas tinggi untuk memproses permintaan dari pengguna. Dengan cara ini, Apple dapat memastikan bahwa data yang dikirim oleh pengguna hanya diproses dalam mode sementara dan tidak disimpan, bahkan tidak dapat diakses oleh Apple sendiri. Ini menjadi bagian penting dari komitmen Apple terhadap privasi pengguna dalam pengembangan kecerdasan buatan mereka.
Model Bahasa yang Ditunggu-Tunggu
Sebagai bagian dari persiapan untuk pembaruan besar mendatang, chatbot Siri yang lebih modern diharapkan akan memakai model bahasa baru yang lebih mumpuni, yang dikembangkan oleh Google. Model ini, secara internal dikenal sebagai Apple Foundation Models versi 11, diyakini memiliki kemampuan setara dengan model Gemini terbaru dari Google. Penggunaan model seperti itu dalam skala besar mungkin melampaui batasan kemampuan dari infrastruktur Private Cloud Compute yang ada saat ini, sehingga membuat kehadiran layanan cloud Google dan perangkat keras AI yang lebih canggih menjadi pilihan yang lebih realistis.
Privasi Pengguna dan Kontrol Data
Meskipun rencana untuk memindahkan proses permintaan Siri ke server Google, penting untuk dicatat bahwa ini tidak berarti bahwa pihak Google akan mendapatkan akses penuh terhadap data pengguna. Apple selama ini telah menggunakan penyedia layanan cloud pihak ketiga, termasuk Google, untuk beberapa elemen infrastruktur iCloud mereka. Namun, Apple tetap mempertahankan kontrol penuh atas kunci enkripsi serta kebijakan pengelolaan data yang ketat. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan privasi pengguna akan tetap menjadi perhatian utama Apple, meskipun mereka mulai memanfaatkan infrastruktur cloud eksternal.
Kabar mengenai kemungkinan kerja sama antara Apple dan Google dalam mengembangkan chatbot Siri menciptakan perspektif baru bagi industri teknologi, terutama dalam ranah kecerdasan buatan. Jika kerjasama ini terwujud, maka kita dapat mengantisipasi peningkatan signifikan dalam kemampuan Siri, sambil tetap menjaga komitmen Apple terhadap privasi data pengguna. Dalam era perkembangan teknologi AI yang begitu pesat, kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis bagi kedua raksasa teknologi di masa mendatang.
Apple Technos Berita Apple Terbaru, Rumor & Update Resmi