Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp – Seperti diketahui, WhatsApp merupakan aplikasi perpesanan yang bisa dibilang paling populer di seluruh dunia. Jumlah pengguna yang mencapai satu miliar itu menjadikannya sebagai target kejahatan digital.

Aplikasi WA ini paling banyak digunakan karena berbagai kemudahan di dalam berkomunikasi, salah satunya untuk chat lebih jauh tanpa mengenal waktu bagi muda-mudi yang mengawali perkenalan lewat situs kencan onilne. Selain kaya akan fitur, aplikasi yang kini sudah digunakan secara luas indonesia tersebut juga terkenal akan kompatibilitasnya yang oke di segala platform dan jenis smartphone.

Tapi taukah kamu, bahwa ada banyak pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama tenar dari WhatsApp untuk mengelabui orang lain dan berusaha meraup untung dari mereka? Sungguh kejam…

Principal Security Researcher Kaspersky Lab David Emm menyebutkan penipuan berbentuk pesan tersebut bisa muncul dalam beberapa bahasa. “Kami mencatat bahwa penipuan melalui WhatsApp ini telah terjadi selama beberapa waktu. Pesan tersebut juga “berbicara” dalam beberapa bahasa sehingga serangannya dapat disesuaikan untuk tiap tempat,” ucapnya kepada This Is Money.

Biasanya, penipu menargetkan pengguna aplikasi ini dengan mengirimkan sejumlah pesan berisi tautan (link) bagi penggunanya. Ketika dibuka, tautan tersebut justru menuntun penggunanya ke laman diskon dan meminta mereka memasukkan data-data pribadi. Kalau tidak si penipu akan mengirimkan pesan berisi ajakan kepada pengguna untuk meneruskan pesan itu kepada 10 kontak dengan tujuan agar si pengguna mendapatkan kupon potongan harga.

Pengguna yang tak mencerna pesan tersebut pasti langsung saja memasukkan sejumlah data yang diminta. Pada gilirannya, hal ini akan membuat ponsel pengguna tersebut terinfeksi malware. Selain itu, memungkinkan bagi penipu tersebut mendapatkan informasi-informasi sensitif.

Menanggapi hal ini, seorang pakar keamanan pun mengingatkan kepada pengguna untuk lebih cerdas dalam meneruskan informasi semacam penipuan tersebut. Untuk lebih lengkapnya akan kami bahas di artikel berikut ni yaa… Berikut Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp berikut ini perlu kamu waspadai.

 

1.Penipuan video call WhatsApp

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

WhatsApp video call, hati-hati atas penipuan yang seperti ini yaa.. Jika kamu pernah mendapati pesan bernada “Anda diundang untuk mencoba fitur Video Call Whatsapp,” lalu disertai tautan “aktivasi” d

an klaim bahwa hanya kamu yang terpilih untuk bisa mencoba fitur dimaksud, maka jangan diklik. Sebab itu merupakan situs berbahaya yang bisa merusak smartphone anda. Sereem kali aah…

Sebenarnya WhatsApp sendiri tidak memberi syarat apapun untuk mengaktifkan video call. Tak hanya satu modus itu saja, ada juga pesan lain bernada sama yang menggunakan kedok berbeda, yakni menjanjikan hadiah dalam rangka “ulang tahun ke-10” WhatsApp. WhatsApp sendiri tidak pernah mengadakan hal ini yaa… tolong di ingat, karena terkadang kita haus akan hadiah-hadiah yang gratis.Haha…


Si penipu juga pintar dan picik sekali, laman web yang dituju oleh tautan dalam pesan ini berisi tampilan yang meniru WhatsApp, berikut sebuah roda keberuntungan dan testimoni (diduga palsu) para pengguna yang sudah mendapakan “hadiah”.

Berapa kali dicoba, roda keberuntungan selalu mengarah kepada hadiah berupa iPhone 7. Mimin pernah mengalaminya, kirain beneran 🙁 🙁  Lalu situs berupaya mengarahkan pengguna untuk menyebarluaskan pesan sambil melakukan langkah lebih lanjut.

Selain menyebarkan pesan secara berantai, tak jelas apa yang bakal dilakukan terhadap pengguna yang termakan pesan bernada penipuan dengan iming-iming hadiah itu.

Hati-hati juga jika tercantum link: whatappvideostart.com yang mengarahkan kamu ke situs mirip WhatsApp padahal sebenarnya mengambil data pribadi kamu. Maka dari itu kalian harus hati-hati dan tidak perlu gegabah dalam menindaki hal semacam ini. Jangan mengeklik suatu link yang tidak jelas.

 

2.Fake Voicemail

 

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Fake voicemail merupakan salah satu jebakan yang dibuat oleh hacker-hacker yang ingin mengambil informasi berharga dari smartphone kamu. Mereka mengirimkan email berisi pesan bahwa ada pesan suara (voicemail) melalui WhatsApp yang belum kamu dengarkan. Untuk mendengarkannya, kamu diminta untuk menekan sebuah tombol Play di email tersebut. Namun, tombol tersebut rupanya terhubung ke sebuah malware yang dapat mencuri informasi pribadi bahkan mengunci smartphone kamu secara tidak bertanggungjawab.

 

3.WhatsApp Gold Edition

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Pengen gaul dan tampil elegan? Aplikasi berbalas pesan ini menghadirkan sebuah link yang menyebut dirinya sebagai WhatsApp Golden. Tersedia beserta link, WhatsApp Gold memiliki lambang yang sama persis, hanya saja yang membedakan warnanya dibalut oleh hitam dan emas.

“Hei, akhirnya Rahasia WhatsApp versi emas telah bocor. Versi ini hanya digunakan oleh selebritas besar. Sekarang kita dapat menggunakannya juga. Di bawah ini tersedia sebuah link menuju website untuk men-download WhatsApp versi selebritas ini,” demikian bunyi pesan yang beredar di berbagai media sosial dan bahkan sampai Whatsapp sendiri.

Website ini diyakini berisi perangkat lunak berbahaya (malware) yang mungkin akan menginstal sendiri pada ponsel atau komputer Anda yang mungkin mencoba untuk mencuri data pribadi. Jika Anda menerima pesan seperti itu, sebaiknya Anda langsung memblokir nomor dan menghapus pesan tersebut.

 

4.WhatsApp’s Spy

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Di Google, ada banyak sekali website yang menawarkan jasa untuk menyadap akun atau chat WhatsApp dari orang lain. Namun hal yang perlu diingat adalah, di antara semua jasa tersebut, sebagian besarnya adalah malware yang siap untuk mencuri data pribadi dari smartphone kesayangan kamu. Jadi yang awalnya kamu ingin mengetahui informasi pribadi orang lain melalui aplikasi sadap tersebut, eh justru malah smartphone kamu yang kena batunya.

 

5. $500 Starbucks Gift Card

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Ada scam yang beredar di internet mengatasnamakan Starbucks dan ia meminta pembacanya untuk mengikuti survey. Survey palsu yang sebenarnya berasal dari pihak tidak bertanggungjawab tersebut berusaha untuk mencuri data pribadi, dan semakin hari variannya semakin banyak. Ada yang mengatasnamakan McDonald, IKEA< H&M, KFC, 7-Eleven, hingga Zara. Waspadalah!

 

6.Investment Fraud

Jenis Penipuan Berbahaya yang Mengatasnamakan WhatsApp

Pada beberapa waktu yang lalu sempat beredar sebuah bentuk penipuan yang menyerang pengguna WhatsApp. Penipuan tersebut berisi ajakan untuk berinvestasi ke sebuah perusahaan bernama Avra Inc. Pesan itu mengklaim bahwa setiap investor yang menyimpan uangnya di Avra akan mendapatkan keuntungan hingga berkali-kali lipat. Sayangnya, godaan tersebut hanya akal-akalan pihak tertentu saja. Scammer yang bertanggungjawab dalam aksi penipuan ini akan menipu setiap investor dan menghisap uang mereka dengan mempermainkan nilai saham.

Untuk membaca keamanan WhatsApp silahkan berkunjung ke laman resmi whatsapp berikut ini https://www.whatsapp.com/security/?l=id

 

Nah itulah beberapa jenis penipuan berbahaya yang mengatasnamakan WhatsApp yang harus anda waspadai. Sebenarnya masih banyak lagi varian penipuan yang ada. Ingat para penjahat memiliki ribuan bahkan mungkin jutaan cara untuk memperdaya anda. Tips agar tidak terjebak pada penipuan adalah hati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang tidak jelas.

Incoming search terms:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.