Apple Beta Pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift Mode

Apple Beta Pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift Mode

Night Shift adalah pengaturan  untuk membantu pengguna mendapatkan warna layar yang lebih redup dan kekuningan di malam hari. Night Shift juga dapat diatur untuk mengubah warna layar secara otomatis begitu memasuki malam hari dan kembali normal menjelang pagi.

MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift Mode

 

Apple Beta Pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift ModeApple baru saja merilis versi beta pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 dan dilengkapi dengan satu fitur utama tertentu. Apple Beta Pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift Mode. Itu merupakan fitur andalan yang akan diboyong perusahaan asal Cupertino yang pertama kali muncul pada perangkat iPhone dan iPad yang dirilis pada iOS versi 9. Untuk perangkat iPhone mulai dari iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus dan tentu saja iPhone SE yang baru diperkenalkan kemarin. Sedangkan untuk keluarga iPad mulai dari iPad Air, iPad Air 2, iPad Mini 2, iPad Mini 3, iPad Pro, iPad Pro 9.7 inci dan terakhir dari iPod Touch hanya iPod Touch generasi 6. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur pencahayaan menjadi lebih hangat dan ramah mata.

Ia membawa fitur Night Shift Mode yang sama terlihat di iOS ke Mac untuk pertama kalinya. Ini berarti pengguna komputer Mac dan notebook Macbook sekarang dapat mengatur jadwal dan juga Color Temperature alias pengaturan seberapa banyak warna kekuningan redup yang ingin kamu gunakan. Namun pengguna bisa juga memilih mode Auto. Bahkan untuk kamu pengguna komputer Mac yang terhubung ke monitor eksternal, Night Shift ini juga tetap dapat digunakan secara maksimal.

Sama seperti vendor lain, fitur tersebut tentunya dapat mengurangi paparan cahaya biru sebagai pendekatan waktu malam. Jadi, fitur ini akan mengurangi emisi cahaya baru pada saat malam hari. Kehadiran fitur ini dapat membantu mata pengguna melihat layar iPhone dengan lebih nyaman saat malam hari.

Cahaya biru sendiri memiliki dampak yang merugikan bagi mata pengguna seperti cepat lelah dan menganggu pola tidur. Oleh karena itu, dengan temuan tersebut perusahaan perangkat elektronik mulai menerapkan sistem filtrasi.

Night Shift pada Mac mengubah warna dari Retina Display yang terintegrasi pada MacBook serta setiap display eksternal yang terhubung. Night Shift otomatis menyesuaikan warna dari warna pada layar sesuai dengan waktu hari. Idenya adalah bahwa dengan transisi dari silau cahaya biru untuk tampilan kuning lembut, itu membuat lebih mudah untuk mata Anda dan dapat membantu Anda tidur lebih baik. Menggunakan jadwal otomatis, layar akan kembali ke warna normal pada pagi hari.

Selain Night Shift, Apple juga memberikan beberapa fitur baru untuk macOS Sierra 10.12.4.  Fitur baru di MacOS 10.12.4 tersebut adalah:

  • Preferensi Night Shift untuk secara otomatis menggeser warna layar Anda untuk akhir hangat dari spektrum setelah gelap.
  • Dukungan mode Dictation yang mendukung Shanghainese
  • Meminta Siri tentang skor criket, jadwal dan pemain daftar nama. Siri tahu tentang statistik dan data dari Indian Premier League and International Cricket Council.
  • Update API PDFKit untuk lebih baik menampilkan PDF dalam aplikasi yang menggunakan framework.

 

Tapi mengingat fitur ini tidak terlalu rumit, sejumlah analis memprediksi tidak membutuhkan waktu lama bagi fitur Night Shift untuk menyambangi lebih lebih dari satu pengguna. Selain Apple, Windows 10 besutan Microsoft juga dilaporkan akan memiliki fitur serupa.

Selain Apple, Windows 10 besutan Microsoft juga dilaporkan akan memiliki fitur serupa. Dalam preview Creators Update di Windows 10, pengguna menemukan opsi lower blue light‘.

Oiyaa bagi kamu yang belum tahu, fitur serupa dari Night Shift sudah pernah hadir sejak beberapa tahun lalu dari pengembang aplikasi F.Lux. F.lux adalah solusi bagi kamu yang menginginkan Night Shift di OS X. Kamu yang biasa bekerja hingga tengah malam pasti akan sangat menginginkan fitur ini.  Mereka pernah merilis aplikasinya di App Store dan berakhir ditolak oleh Apple. Sedangkan aplikasinya di komputer Mac masih dapat kamu unduh hingga sekarang di laman website mereka.

 

Sedikit informasi cara menggunakan Night Shift Mode pada iPhone dan iPad.. Jika anda masih bingung menerapkan Night Shift Mode ke iPhone atau iPad kami memberikan langkah-langkah untuk mengaktifkan dan menggunakan fitur Night Shift Mode di iPhone dan iPad pada iOS 9.3.

 

Cara Menggunakan Night Shift Mode pada iPhone dan iPad

 

Cara Aktifkan Night Shift Mode pada iPhone dan iPad di iOS 9.3

1. Buka Pengaturan/setting dari layar awal, kemudian masuk pada “Tampilan & Kecerahan“.

2. Cukup Geser ke ON “Blue – LightReduction” untuk mengaktifkan Night Shift Mode.

3. Setelah Anda beralih ke ON, Anda dapat menyesuaikan “Cooler” atau “Warmer” pada layar iPhone sesuai dengan keinginan.

Untuk menonaktifkan  kembali fitur Night Shift Mode, carannya Buka menu Settings > Tekan pada Tampilan & Kecerahan > geser ke Off  “Blue–LightReduction”.

 

Cara Mengatur Jadwal Night Shift Mode iOS 9.3 pada iPhone dan iPad

1. Seperti yang kita lakukan sebelumnya, buka menu Pengaturan/Setting aplikasi kemudian pilih “Tampilan & Kecerahan”.

2. Tekan/Buka “Jadwal/Scedule” yang terletak di bawah slider untuk mengatur warna dan kecerahan di bagian “Blue – LightReduction”.

3. Di situ Anda dapat mengatur jadwal dengan memilih “Off“, “From Sunset to Sunrise” atau “Custom Schedule” dengan cara memasukkan rentang waktu tertentu dalam sehari.

Nah sekarang Anda tidak perlu melakukan konfigurasi ini dan itu lagi. Dengan mengaktifkan Night Shift Mode maka secara otomatis layar akan menyesuaikan sesuai  jadwal yang anda sebelumnya telah atur.

Sekian informasi dari kami mengenai Apple Beta Pertama dari MacOS Sierra 10.12.4 Membawa New Night Shift Mode dan sedikit informasi tentang langkah-langkah untuk mengaktifkan dan menggunakan fitur Night Shift Mode di iPhone dan iPad pada iOS 9.3.. Semoga dapat bermanfaat untuk pembaca.