Tips Agar Tidak Tertipu Saat Membeli iPhone Bekas

Tips Agar Tidak Tertipu Saat Membeli iPhone Bekas

Tips Agar Tidak Tertipu Saat Membeli iPhone Bekas

 

5.Cek Kelengkapan Perangkat

Sebagai pembeli yang akan membeli perangkat second tentu yang pertama ditanyakan adalah kelengkapan perangkat, baik aksesoris  ataupun surat-surat berharga lainnya.

Periksa kelengkapan unit iphone yang akan kamu beli. Coba cari tahu kelengkapan aksesoris apa saja dan bagaimana bentuk aksesoris yang ada di seri iPhone tersebut. Misalnya, tanyakan mengenai Box, kartu garansi, earphone, charger, kabel data, SIM ejector, dan jika masih tersisa tanyakan juga sticker apple. Karena setiap perangkat apple akan mendapat satu lembar sticker apple berisi dua buah sticker. Kan lumayan bisa di tempel di kamar 😀

Jangan lupa cocokan untuk mengetahui aksesoris tersebut original atau fake, untuk mengetahuinya kamu bisa mengunjungi website resmi apple atau forum-forum di dunia maya.

 

6. Cek iPhone Apakah Original atau Replika

Pastikan iPhone yang akan kamu beli adalah iPhone original bukan supercopy atau pun replika.

Untuk memeriksa keaslian iPhone silahkan cek serial number di Check Service and Support Coverage – Apple,  untuk mengetahui serial number iPhone kamu silakan pergi ke setting>general>about.

Jika detail keterangan iPhone muncul berarti iPhone yang akan kamu beli terdaftar atau asli dan original.

 

7 . Beli iPhone yang Masih Garansi (Garansi Resmi Indonesia bukan International)

Jika kamu berniat beli online, carilah iPhone yang masih bergaransi resmi. Biasanya memang harganya lebih mahal, tapi kalau kualitasnya lebih terjamin kenapa tidak. Alternatif lainnya, carilah iPhone yang Like New yakni yang secara bodi masih seperti baru.

Kalau mau yang sudah tidak garansi, pastikan masa garansi belum lama habis dan jangan yang sudah digunakan 2-3 tahun. Untuk mendapat iPhone bekas yang berkualitas, kamu memang harus sabar dalam mencari dan enggak perlu buru.

Untuk iPhone bekas kami sarankan untuk membeli iPhone dengan garansi resmi Indonesia yaitu garansi regional, cek warranty/garansi iPhone pastikan bukan garansi internasional.

Yang di maksud dengan iPhone bergaransi international adalah iPhone yang di keluarkan bukan dari negara Indonesia. . Untuk mengetahuinya, kamu bisa lihat di dus belakang kiri bawah. Contoh kode negara untuk iPhone:

  • MY/A: Malaysia
  • LL/A: Amerika
  • X/A: Australia
  • ZP/A: Singapore, Hongkong
  • PA/A: Indonesia

Jadi jika kamu membeli iPhone di luar negara Indonesia atau di dealer tidak resmi di Indonesia, klaim garansi dan service tidak akan di layani oleh Apple Service Center di Indonesia, nah untuk mengecek asal negara iPhone silahkan cek IMEI iPhone pada website iphoneimei.info, lihat pada detail keterangan “country purchased”, pastikan itu adalah Indonesia.

 

8. Tanya Nomor IMEI

Setelah semua informasi yang diberikan sudah cukup jelas, sudah selesai mengecek kelengkapan dan kondisi iPhone yang akan dibeli. Sebelum deal mintalah nomor IMEI iPhone tersebut.

Cara mengetahui serial number IMEI

Nomor IMEI ini ada di menu setting>general>about, kamu wajib cek di website Apple klik di sini. Ini untuk mengetaui juga sisa masa garansi iPhone tersebut, jadi penjual tidak bisa bohong. Jangan lupa untuk bertransaksi dengan sistem COD, agar kamu bisa mengecek kondisi iPhone sampai puas.

 

9. Cek Software (PENTING YES!!!)

Dalam proses cek software dapat dilakuakan beberapa hal sebagai berikut;

Pastikan iPhone yang akan kamu beli adalah Factory Unlock ( A.K.A. FU). Biasanya iPhone yang beredar secara resmi di Indonesia semuanya adalah iPhone FU.

Perbedaan FU (Factory Unlock) dan SU FU (Software Unlock)

Lalu apa sih bedanya iPhone SU dan FU? iPhone FU (Factory Unlock) adalah jenis iPhone yang tidak dikunci oleh pabrik pembuat iPhone, sehingga iPhone ini dapat digunakan untuk semua kartu SIM di seluruh dunia. Jadi, kamu bisa gonta-ganti layanan operator.

Sedangkan iPhone SU (Software Unlock) adalah jenis iPhone yang sudah di-unlock menggunakan software. Jadi iPhone ini sebelumnya adalah jenis iPhone yang di-lock oleh pabrik untuk menggunakan satu kartu saja. Proses unlock bisa dilakukan dengan cara di-jailbreak dan biasanya tidak 100% seluruh fungsi akan berjalan normal.

Cara simpel untuk mengecek iPhone FU atau SU kamu dapat mengunjungi website imei.info kemudian masukan IMEI iPhone lalu klik Check > lalu akan di tampilkan informasi iPhone > scroll ke bawah kemudian tekan pada tombol Free simlock status check > lalu di situ akan menampilkan keterangan “simlock status” > jika iPhone yang akan kamu beli FU maka keterangan pada simlock status adalah “false”.

  • Apakah di jailbreak? 

Yang ini sama pentingnya, namun jika iPhone FU kemudian di jailbreak itu tidak masalah. Kamu bisa melakukan restore menggunakan iTunes dan beres. Yang penting kamu minta matikan fitur find  my iPhone dan hapus account pemilik lama.

Lebih lanjut mengenai find my iPhone dan account akan dibahas pada point selanjutnya.

Kemudian bagaimana jika iOS di jailbreak pada iPhone SU? ya, jika kamu melakukan restore iOS maka iPhone kamu akan kembali ke LOCK. Kecuali jika sebelumnya sudah dilakukan UNLOCK IMEI oleh operator selullar yang melakukan perjanjian kontrak (misal habis masa kontrak). Jadi,,, tanyakan ini pada si penjual!!! Sudah di bahas diatas yaa…hehe

  • Cek iCloud iPhone Telah Sign-Out atau Belum
Cek iCloud iPhone Telah Sign-Out atau Belum

Cek iCloud pada iPhone apakah sudah kosong/signout atau belum, jika belum coba tanyakan ke penjual agar segera mengeluarkan akun iCloud-nya.

Kamu bisa cek melalui Setting > iCloud dan pastikan sudah kosong ya. Jika masih ada, tanyakan langsung dan minta segera mengeluarkan iCloud-nya berikut juga fitur Find My iPhone. Fitur ini akan memungkinkan iPhone dapat dikendalikan dari jarak jauh. Jadi, mintalah matikan Find My iPhone dan hapus account.

Perlu diingat! iPhone akan selalu meminta password iCloud di setiap aktivitas penting, contohnya menginstal aplikasi. Jadi langsung saja reset di tempat, masuk ke Setting > iCloud > Find My iPhone dan matikan (akan meminta password iCloud). Kemudian lakukan Erase All Content and Setting di Setting > General > Reset > Erase All Content and Setting.

 

Nah itulah tips dari appletechnos.com, kembali lagi kami tekankan untuk menghindari penipuan saat membeli iPhone second pastikan kamu sudah punya info yang cukup dan teliti ketika mengecek iPhone yaa.. Agar dapat mempertimbangkan secara matang apakah perangkat iPhone yang akan kamu beli masih bagus atau sudah mengalami banyak kerusakan.

Untuk itu kamu perlu membaca artikel Tips Agar Tidak Tertipu Saat Membeli iPhone Bekas ini untuk menghindari penipuan dan mengalami kerugian. Kalau kamu punya uang sih, tetap direkomendasikan beli yang baru dan yang garansi resmi yaitu garansi regional (Indonesia). Bagaimana dengan kamu??

 

KLIK BACK untuk membaca artikel Tips Membeli iPhone Second, Murah dan Berkualitas yang lebih lengkap