Setelah Terseok, Apple Catat Rekor Penjualan Tertinggi iPhone Raih Hingga Rp 1000T

Setelah Terseok, Apple Catat Rekor Penjualan Tertinggi iPhone Raih Hingga Rp 1000T

Setelah Terseok, Apple Catat Rekor Penjualan Tertinggi iPhone Raih Hingga Rp 1000T

Rekor Penjualan Tertinggi iPhone Raih Hingga Rp 1000T – Apple baru saja melaporkan kinerja keuangan yang kuat untuk kuartal pertama 2017. “Kami senang melaporkan bahwa kinerja kuartal liburan kami menghasilkan pendapatan kuartalan tertinggi yang pernah dicatat Apple, dan memecahkan beberapa catatan sebelumnya,” kata CEO Apple Tim Cook, sebagaimana dikutip The Verg, Selasa 31 Januari 2017.

Dengan perangkat lebih dari satu miliar iOS aktif di seluruh dunia, Apple telah mampu menopang pertumbuhan penjualan hardware yang lesu dengan peningkatan pendapatan dari layanan untuk perangkat tersebut. Ini termasuk pendapatan dari Apple Pay, penyimpanan iCloud, Apple Music, dan penjualan App Store.

“Kami menjual lebih banyak iPhone dari sebelumnya dan mencetak rekor pendapatan sepanjang masa untuk iPhone, Layanan Jasa, Mac, dan Apple Watch, ” tambah Cook.

Dalam laporan kepada investor, Apple menyebutkan segmen jasa merupakan segmen yang tumbuh paling cepat dari pendapatan Apple kuartal ini, naik 18 persen menjadi US$ 7,17 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Cook mengatakan Apple berharap menggandakan pendapatan Jasa selama empat tahun ke depan. Maestri mengatakan App Store telah mencatat dua kali lipat pendapatan dari Google Play Store pada tahun 2016. “Kami sangat gembira dengan produk kami,” tulis perusahaan.

 

Baca juga :  Apple Best and Most Popular Apps of  2016

 

Dari catatan Apple Newroom, Philip Schiller juga mengucapkan terima kasih kepada para komunitas pengembang yang sudah membuat beragam inovasi di aplikasi buatannya. Berkat inovasi tersebut, kedua belah pihak dapat memperoleh peningkatan pendapatan yang luar biasa dan memberikan inspirasi dan pengalaman penggunaan yang lebih baik kepada para pengguna App Store.

Apple juga menjelaskan beberapa catatan tambahan seputar rekor di sepanjang 2016. Seperti games Super Mario Run yang mendapatkan peringkat games paling laris sepanjang libur Natal dan Tahun Baru. Rekor ini juga berlanjut ke penjualan di App Store sebesar $3 miliar pada masa libur akhir tahun – dengan angka $40 juta di dalamnya berasal dari Super Mario Run.

Games Super Mario Run juga masuk dalam 10 games paling populer di akhir tahun 2016. Sedangkan untuk fenomena paling tinggi diraih oleh Pokémon Go, diikuti dengan beberapa games dan aplikasi lain seperti Prisma, Reigns, Procreate, Lumino City, Sweat With Kayla dan djay Pro.

Tahun 2016 kemarin memang bisa dibilang sebagai periode sulit bagi Apple. Pada kuartal pertama, pabrikan Cupertino itu melaporkan penjualan unit iPhone yang menurun 16 persen. Hal ini baru pertama kalinya terjadi dalam sejarah iPhone.

Hingga akhir 2016, penjualan iPhone pun belum menunjukkan titik cerah. Apple cuma menjual 45,5 juta unit iPhone pada kuartal keempat 2016 yang notabene lebih rendah ketimbang penjualan pada kuartal keempat 2015.

Kini, mengawali 2017, Apple bangkit dan menegaskan posisinya di industri smartphone. Laporan kuartal pertama 2017 menunjukkan penjualan iPhone yang menanjak naik menjadi 78 juta unit. .

Diketahui, pada kuartal terakhir 2014, Apple menjual 74,5 juta unit iPhone. Kala itu Apple mencatat rekor penjualan tertinggi iPhone sebelum dikalahkan dengan 78 juta unit pada kuartal pertama 2017 ini.
Pengenalan iPhone 7 telah membantu mengakhiri kemerosotan itu, kehadiran iPhone 7 dan 7 Plus yang diterima dengan positif oleh masyarakat. Dan Cook mengatakan bahwa Apple Watch mencatat kinerja kuartalan terbaik dari sebelumnya. Pendapatan yang dihimpun Apple pada kuartal pertama ini senilai 78,4 miliar dollar AS atau setara Rp 1.050 triliun.

Sementara itu, profitnya/laba sebesar 17,8 miliar dollar AS atau setara Rp 237 triliun. Saham Apple pun naik 3 persen menjadi 129,19 dollar AS (Rp 1,7 jutaan) per lembar dalam perdagangan saham Selasa kemarin. Apple juga mengatakan pendapatannya per saham didorong oleh permintaan yang tinggi untuk model yang lebih besar dari iPhone, yang memiliki margin yang lebih tinggi.

Pada pengumuman kinerja itu, CFO Apple Luca Maestri mengatakan bahwa kepuasan pelanggan dengan iPad dan iPad pro baru sangat tinggi. Dia memperkirakan pertumbuhan yang kuat dalam kategori tersebut. Namun angka penjualan tidak mencerminkan optimisme itu, dengan penjualan unit dan pendapatan dari iPad turun sekitar 20 persen dari tahun ke tahun.

Terlepas dari semua pencapaian itu, penjualan iPhone di China menurun. Posisi nomor satu iPhone digantikan Oppo. Saat ini, market share iPhone di Negeri Tirai Bambu tersisa 2 persen, sementara Oppo naik jadi 4 persen.

 Sekian informasi dari appletechnos.com tentang Setelah Terseok, Apple Catat Rekor Penjualan Tertinggi iPhone Raih Hingga Rp 1000T. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk pembaca. Terimakasih sudah berkunjung

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.